Learning English and Bahasa Indonesia

Strategi Menulis Abstrak untuk Karya Ilmiah


Abstrak merupakan bagian yang ketika dibaca, diharapkan pembaca dapat memahami keseluruhan konten dari karya ilmiah yang ditulis. Dengan kata lain, abstrak adalah bagian yang menjelaskan keseluruhan konten karya ilmiah. Bingung menulis abstrak? Berikut strategi menulis abstrak untuk karya ilmiah.

Apa saja yang terkandung didalam abstrak?

Berikut ini bagian-bagian penting yang wajib ada dalam abstrak.

Latar Belakang Masalah

Tuliskan latar belakang masalah yang menjadi dasar diadakannya penelitian dalam 1 atau 2 kalimat. Tulislah semenarik mungkin untuk memberikan kesan pertama kepada pembaca. Hal ini akan sangat menentukan apakah pembaca akan melanjutkan membaca keseluruhan karya ilmiah Anda ataukah segera menghentikannya.

Rumusan Masalah

Penulisan rumusan masalah dalam abstrak tidak ditulis dengan kalimat tanya; melainkan dengan kalimat berupa pernyataan. Poin ini juga sangat penting mengingat rumusan masalah merupakan acuan dari penelitian Anda. Anda bergerak dalam penelitian untuk menjawab poin ini.

Tujuan Penelitian

Tuliskan tujuan penelitian dalam 1 kalimat. Jika memiliki 2 tujuan penelitian atau lebih, maka ringkaslah kedalam satu kalimat. Hal ini sangat penting untuk menginformasikan pembaca apakah penelitian Anda memang merupakan poin yang sedang dicari oleh pembaca ataukah bukan. Jangan menjebak pembaca dengan menambahkan tujuan penelitian yang tidak dibahas dalam karya ilmiah Anda

Desain Penelitian

Desain penelitian merujuk kepada metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yang meliputi desain penelitian itu sendiri (kualitatif, kuantitatif, dll), populasi, sampel, serta lokasi penelitian, instrumen pengumpulan data, serta teknik dalam menganalisis data. Tuliskan secara ringkas dan jelas dalam 2 hingga 3 kalimat.

Hasil Penelitian

Anda tidak perlu menyelipkan data statistik terkait hasil penelitian kedalam abstrak. Cukup tuliskan kesimpulan atau interpretasi dari data statistik tersebut dalam kalimat pendek; tergantung dari seberapa banyak rumusan masalah yang Anda angkat. Hal ini juga sangatlah krusial mengingat poin ini menginformasikan jawaban dari rumusan masalah. Poin ini merupakan bagian inti dari penelitian Anda. Pastikan bahwa Anda menulisnya dengan sangat hati-hati dan sesuai dengan apa yang Anda temukan dilapangan.

Kata Kunci

Poin ini ditempatkan pada bagian bawah dan ditulis pada baris tersendiri. Kata kunci biasanya merupakan variabel inti dari penelitian. Semakin banyak variabel penelitian, maka semakin beragam pula kata kunci atau keywords-nya. Pastikan kata kunci penelitan Anda tidak melebihi 5 poin.

Strategi Penulisan Abstrak

Setelah mengetahui poin-poin yang harus ada didalam abstrak, mari kita masuk ke inti masalah terkait strategi penulisan abstrak karya ilmiah.

Pada paragraf pertama, tuliskan latar belakang masalah secara singkat, padat, dan jelas lalu pada kalimat kedua diikuti dengan latar belakang masalah yang ditulis dengan kalimat pernyataan. Pada bagian terakhir dari paragraf pertama, tuliskan tujuan penelitian Anda.

Pada paragraf kedua, jelaskan keseluruhan desain penelitian Anda secara ringkas, padat, dan jelas yang meliputi populasi, jumlah sampel, lokasi penelitian, instrumen yang digunakan, prosedur pengumpulan data, serta teknik menganalisis data kedalam 2 hingga 3 kalimat lalu diikuti dengan hasil penelitian tanpa menuliskan data statistik yang ribet. Menuliskan data statistik tidaklah dilarang, namun akan lebih baik jika interpretasi terkait data statistik tersebut lebih ditonjolkan mengingat poin ini merupakan inti dan menjadi alasan pembaca membaca abstrak Anda. Pada kalimat terakhir, akan lebih baik jika Anda menambahkan simpulan dan saran dalam satu kalimat.

Setelah menuliskan penjelasan yang menyeluruh terkait isi atau konten dari penelitian Anda, pada baris baru dibawah paragraf terakhir, tambahkan kata kunci atau keywords dengan mengacu pada variabel penelitian Anda. Pastikan keywords tidak melebihi 5 poin. Untuk setiap poin, pisahkan dengan tanda koma (,).